PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI

horizonenglishkebumen

PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI

Pendidikan sangatlah penting bagi kelangsungan pertahanan negara, dengan mendapatkan pendidikan yang layak, maka generasi penerus bangsa akan semakin baik untuk membawa negaranya menjadi negara yang maju dan tidak diberdaya oleh negara lain. Dengan adanya generasi yang cerdas, maka dapat mendukung kemajuan berbagai macam sektor, apalagi dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan internet saat ini. Jika sumberdaya masyarakatnya berdaya, maka negara akan menjadi negara yang berdaya pula. Namun saat ini semua negara di dunia sedang mengalami suatu pandemi yang masih terus digali penanggualangannya, yaitu virus corona, atau COVID-19. Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar dari virus yang menyebabkan penyakit, mulai dari flu biasa hingga penyakit pernapasan yang lebih parah, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus ini menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Cara penularan virus ini pun sangatlah mudah layaknya penularan flu biasa, yaitu bisa melalui droplets atau tetesan pernafasan, transmisi udara, melalui permukaan yang terkontaminasi dan melalui limbah manusia. Karena dampak pada kesehatan manusia yang bisa menjadi fatal dan gampangnya penularan, maka pemerintah melakukan berbagai macam upaya untuk menekan laju pertambahan korban yang dikarenakan virus tersebut.
Di Indonesia sendiri banyak orang yang terindikasi terkena virus tersebut, bahkan tidak sedikit pula yang meninggal. Maka dari itu, pemerintah mencoba menekan pertambahan korban melalui pembatasan aktivitas masyarakat, baik itu ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan masih banyak lagi. Virus tersebut membuat segala aspek kehidupan manusia menjadi terhambat. Salah satu nya aspek pendidikan, yaitu salah satu aspek yang sangatlah penting dalam menentukan nasib suatu bangsa. Karena adanya virus tersebut, membuat pembelajaran yang semula dilakukan di sekolah menjadi pembelajaran yang dilakukan dirumah atau biasa disebut pembelajaran daring (dalam jaringan) yang biasa kita sebut online. Pembelajaran ini adalah pembelajaran yang dilakukan secara online menggunakan aplikasi pembelajaran maupun media sosial. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dilakukan tanpa melakukan tatap muka, tetapi melalui platform yang telah tersedia. Jadi siswa tetap berada dirumah untuk mendapatkan materi pelajaran dan mendapatkan pengajaran dari guru mereka. Segala bentuk materi pelajaran didistribusikan secara online, komunikasi juga dilakukan secara online, dan tes juga dilaksanakan secara online. Sistem pembelajaran melalui daring ini dibantu dengan beberapa aplikasi, seperti Google Classroom, Google Meet, Edmudo dan Zoom.
Selama pelaksanaan pembelajaran melalui model daring, anak didik dapat belajar kapanpun dan dimanapun tanpa dibatasi ruang dan waktu. Jika mereka ingin berinteraksi dengan guru, mereka dapat menghubungi guru mereka melalui media video call atau live chat. Sistem pembelajaran seperti ini pasti mengalami banyak kendala. Dilihat dari negara Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari berbagai pulau, masuknya internet di pelosok pedalaman di pulau-pulau pun tidak terjangkau dengan baik. Di pedalaman-pedalaman sendiri, banyak anak-anak yang belum tersentuh kemajuan teknologi maupun komunikasi. Padahal, salah satu syarat adanya pembelajaran daring adalah gadget dan internet. Tanpa kedua hal tersebut maka pembelajaran melalui daring tidak bisa diterapkan. Belum lagi, sangat sedikit ketersediaan internet gratis yang berada di Indonesia, tidak seperti di luar negri yang pemerintahnya sudah memberikan akses internet gratis di tempat-tempat fasilitas umum. Jadi para orang tua haruslah membeli paket internet yang menambah pengeluaran orang tua, semua itu menjadi beban tersendiri bagi orang tua. Dalam hal ini, pemerintah Indonesia membagikan kuota internet gratis bagi pelajar. Namun, tidak semua wilayah di Indonesia mendapatkan akses internet yang bagus, apalagi di pelosok yang susah untuk mendapatkan sinyal internet. Hal tersebut jelas menghambat sistem pembelajaran secara daring. Banyak sekali dampak dari sistem pembelajaran daring ini. Beberapa dampaknya yaitu : menambah beban ekonomi orangtua dengan harus membelikan Hp, orangtua banyak yang mengeluh dengan tugas-tugas yang diberikan oleh guru karena orangtua juga harus turut andil dalam pembelajaran tersebut, mengingat tidak semua orangtua di Indonesia dahulunya mendapatkan pendidikan yang layak, jadi mereka juga akan kesulitan dalam membimbing anaknya dalam mengikuti pembelajaran, kemudian banyak anak yang lebih suka bermain daripada belajar, banyaknya pernikahan dini di usia belasan tahun, karena mereka lebih sering pacaran dan menghabiskan waktu yang kurang bermanfaat. Untungnya, sekarang vaksin virus corona sudah mulai diberlakukan di Indonesia. Pemberian vaksin di Indonesia dilakukan berbagai tahapan, tahap pertama pihak yang mendapatkan vaksin adalah para tenaga kesehatan. Kedua yaitu para guru atau yang bekerja dalam sektor pendidikan, kemudian para lansia, dan tahap-tahap selanjutnya hingga seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan vaksin. Semoga dengan adanya vaksin tersebut menjadikan sistem pendidikan di Indonesia menjadi berjalan seperti sedia kala yang dapat dilakukan secara tatap muka (laring) dan dapat memperbaiki segala tatanan negara yang sempat terhambat.

Tinggalkan Balasan

Item added to cart.
0 items - Rp 0,00
Open chat
Kontak kami
%d blogger menyukai ini: